Saturday, October 1, 2011

REPORTASE 1 MANAJEMEN DIKLAT "TRAINNING DESIGN AND EVALUATION"

Pada perkuliahan mata kuliah manajemen diklat yang berlangsung di Universitas Negeri Jakarta, Fakultas Ilmu Pendidikan, ruang 306 ini, Bapak Amril selaku dosen manajemen diklat menjelaskan mengenai training design and evaluation design.

Ada beberapa alasan suatu perusahaan perlu melakukan pelatihan:
1. Ada kesenjangan antara kinerja aktual dengan kinerja ideal. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi, diantaranya ketidakmampuan secara teknis, dan kesenjangan prilaku (contoh: orang yang kurang disiplin maka diberikan pelatihan militer).
2. Pegawai baru
Seorang pegawai baru perlu diberikan job trainning untuk memberikan pelatihan mengenai lingkungan pekerjaannya.
3.      3. Penggunaan teknologi baru
Maksud dari kata “baru” disini bisa berarti dua artian. Pertama baru karena karyawan yang tidak tahu cara penggunaan teknologi tersebut, dan kedua baru karena munculnya teknologi baru sesuai perkembangan zaman yang semakin canggih. Oleh karna itu perlu dilakukan pelatihan agar setiap karyawan dapat menguasai teknologi yang ada agar kinerja yang dihasilkan lebih maksimal.
4.      4. Membangun budaya
Membangun suatu budaya, contohnya adanya suatu budaya yang berbeda antar perguruan tinggi, antara UI dan UNJ. Perbedaan ini salah satu nya yaitu moto dari masing-masing perguruan tinggi.
5.      5. Promosi dan Mutasi
Promosi ialah suatu istilah dalam perusahaan untuk menaikkan jabatan seseorang, contohnya dari staff bagian pemasaran dinaikkan jabatan menjadi manajer bagian pemasaran. Sedangkan mutasi ialah perpindahan suau jabatan pada jenjang yang setara.

Dalam mendesign suatu pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan:
  1. Mengidentifikasi Kebutuhan
1.      1. Identifikasi masalah
Mengidentifikasi masalah dengan cara melihat apakah dalam suatu kinerja terdapat kesenjangan atau tidak.
2.      2. Analisis pekerjaan itu sendiri
Menganalisis pekerjaan dengan cara membuat job description dan job spesification yang jelas. Sehingga setiap orang menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Pada saat melakukan requitmen, perhatikan pula background calon pegawai.
3.     3.  Identifikasi target pelatihan
Contohnya saja mahasiswa pendidikan relevannya mengikuti pelatihan-pelatihan barbasis pendidikan.
4.      4. Analisis kebutuhan pelatihan
a.       Lakukan survey apa yang menjadi masalah
b.      Lakukan pengamatan kembali atau lihat melewati catatan atasan
c.       Lakukan studi dokumen dan penilaian kerja
d.      Lakukan wawancara, hal ini bertujuan agar kita bisa mengetahui masalah pegawai lebih detail.

  1. Objective Setting (Menata Sasaran)
1.      1.  Determination of Entry Requirements
Hal ini berkaitan dengan penentuan syarat awal yang mencakup fisik, sikap, dll. (contohnya: seorang customer service harus mempunyai fisik yang sehat, tinggi minimal 160cm, dan wajah yang menarik. Selain itu seorang customer service harus memiliki sikap ramah, murah senyum, dan komunikatif.)
2.     2.  Setting of Training Objectives
Dalam menata tujuan pelatihan, sasaran dan arah pelatihan harus jelas. agar seseorang yang telah mengikuti pelatihan ini, tidak sulit atau mudah dalam mendapatkan pekerjaan.
3.      3. Design of Test
Dalam merancang tes pelatihan, tes yang diberikan harus sesuai dengan kemampuan peserta tes.
4.     4.  Validation of Objectives
Hal ini berkaitan dengan valid atau tidaknya tujuan pelatihan. Proses validasi itu untuk memberikan informasi bagaimana kita melakukan pelatihan tersebut. Dari segi pengalaman pelatihan, perhatikan siapa sumber yang memberi pelatihan, kemampuan sumber, biaya, dll.

  1. Instruction Design (Design Pelatihan)
1.      1. Design of Instruction
Waktu yang digunakan untuk melakukan pelatihan seharusnya singkat, sehingga difokuskan pada pemberian materi keterampilan/skill.
2.      2. Testing of Instructional Material
Bahan dan alat-alat yang digunakan agar tidak mengganggu jalannya penelitian.
3.      3. Production of Instructional Materials
Bahan dan alat yang disiapkan.

  1. Implementation (Implementasi)
1.      1. Planning of Trainning Facilities
Hal ini berkaitan dengan merencanakan fasilitas-fasilatas apa yang diberikan pada saat pelatihan. (contohnya: jika diperlukan fasilitas penyimpanan, disiapkan letak yang tidak jauh dari berbagai pelatihan.)
2.      2. Selection and Trainning of Course Instruction
Dalam menyeleksi dan memilih pelatih haruslah yang sesuai dengan standar.
3.      3. Selection of Trainee
Hal ini berkaitan dengan Pelatihan seleksi, hal ini dilakukan karena dalam suatu pelatihan pasti memiliki kapasitas yang terbatas,maka dilakukan lah seleksi guna untuk mencapai tujuan yang spesifik.
4.      4. Conduct of Trainning
Melaksanan kegiatan training susai dengan design yang telah ditetapkan sebelumnya.

  1. Evaluation (Evaluasi)
1. Analysis of Achievement or Objectives
Dalam menganalisis prestasi yang dicapai harus dilakukan tes sebelum dan sesudah pelatihan. Sasarannya dari jumlah, waktu pelatihan, dll.
2.      2. Analysis of Performance
Dalam menganalisis performance dilakukan setelah seseorang masuk kerja.
3.      3. Menghitung biaya yang dikeluarkan apakah sepadan atau tidak dengan hasil yang dicapai.


Nama : Putri Puji Pertiwi
Nim     : 1445097788
Manajemen Pendidikan Nonreg 2009

0 comments:

Post a Comment