Jakarta, 11 Mei 2011, Pada pertemuan mata kuliah Manajemen Pemasaran dan Jasa Pendidikan kali ini yang berlangsung di ruang 307 Gedung Daksinapati kampus A Universitas Negeri Jakarta dengan dosen, Amril Muhammad, SE., M.Pd ini membahas tentang price pada marketing mix setelah dipertemuan sebelumnya telah dibahas mengenai product dalam marketing mix.
Price adalah sejumlah uang yang ditukarkan untuk memperoleh barang baik produk atau jasa. Price juga dapat diartikan sebagai sejumlah nilai yang digunakan untuk memperoleh manfaat dan pemilikan atau pemilihan jasa.
Ada dua faktor yang mempengaruhi dalam menentukan harga (pricing):
1. Faktor internal
Faktor internal adalah faktor-faktor yang ada dalam sebuah perusahaan/organisasi. Yang termasuk didalam faktor internal ada empat, yaitu cost (biaya), marketing mix strategi, marketing objective (tujuan pemasaran), dan organizational consideration (pertimbangan-pertimbangan organisasi) . Berikut akan dijelaskan satu persatu.
a. Cost (Biaya)
Cost adalah berapa jumlah uang yang harus dikeluarkan untuk menghasilkan suatu barang beserta dengan laba yang diinginkan, dimana mencakup bahan baku (BB), tenaga kerja langsung (TKL), overhead (OH), dan laba.
b. Marketing Mix Strategi
Barang yang sama kemudian dijual di tempat yang berbeda, tentu akan mengalami perbedaan harga juga.
c. Marketing Objective (Tujuan Pemasaran)
Setiap perusahan sudah pasti mempunyai tujuan pemasaran yang berbeda-beda. Sebagai contoh UNJ, bila dilihat dari biaya kuliah mahasiswa yang kecil sebenarnya UNJ masih mengalami rugi, tetapi tujuan UNJ bukanlah untuk mecari keuntungan namun lebih kearah pelayanan kepada masyarakat secara maksimal.
d. Organizational Consideration (Pertimbangan-pertimbangan Organisasi)
Merupakan kebijakan yang dibuat perusahaan dengan memperhatikan pertimbangan-pertimbangan yaitu dilihat dari sumber daya manusia, produk, kemasan, outlet, dan jangkauan konsumen.
2. Faktor eksternal
Yang termasuk dalam faktor eksternal yaitu market, demand, competito, dan other eksternal. Berikut penjelasannya:
a. Market
Market terdiri dari 3, yaitu pure competition (dalam berkompetisi benar-benar jujur dan bersih), monopoli (karna hanya ada satu perusahaan yang memproduksi, jadi perusahaan tersebut bebas menentukan harga. Contoh: PLN), dan oligarki (beberapa perusahaan bekerja sama dalam menyepakati harga suatu produk).
b. Demand (permintaan)
Berhubungan dengan bunyi hukum permintaan, “ketika permintaan naik supplai tetap, harga naik dan ketika permintaan turun supplai tetap, harga turun.”
c. Competitiors (pesaing)
Perusahaan harus mengamati pesaing – pesaing yang ada agar dapat menentukan biaya, harga, dan keuntungan perusahaan itu sendiri. Hal ini dilakukan dengan beberapa teknik seperti riset pasar dan perbandingan harga terhadap kualitas setiap penawaran yang ditawarkan oleh pesaing. Misalnya antar KFC dan Mcdonalds.
d. Other eksternal
1) Politik : contoh kerusuhan PILKADA
2) Sosial : contoh kerusuhan SARA
3) Hukum : contoh makanan yang telah berstempel halal, harganya akan menjadi mahal
4) Ekonomi : contoh fakultas ekonomi dengan fakultas ilmu pendidikan biaya masuknya lebih mahal
5) Geografi : contoh harga produk yang dipasarkan di daerah pegunungan biayanya lebih mahal karena kesulitan untuk menjangkau daerah pedalaman
Ada tiga pendekatan dalam menentukan harga, yaitu:
1. Cost based pricing
Pembuatan harga dilihat dari harga pokoknya. Semakin banyak produksi, maka harga barangnya pun akan semakin murah.
2. Value based pricing
Pembuatan harga dilihat dari kelompok konsumennya. Jika kelompok konsumen adalah masyarakat dari kalangan atas / kaya, maka harganya akan mahal.
3. Competition based pricing
Pembuatan harga tergantung pada pesaing, bagaimana memutuskan harga barang agar tidak rugi.
Price Adjusment Strategic
1. Discount (potongan harga) dan Allowance (tukar tambah)
Yaitu penentuan harga di bawah harga standar. Oleh karena itu dalam perusahaan memerlukan adanya jasa perantara dan agen untuk melakukan tukar tambah.
2. Segmented Pricing
Yaitu penentuan harga tergantung segmen atau mereknya.
3. Psychological Pricing
Yaitu menetapkan harga yang terlihat lebih murah. Contohnya Rp 4900 terlihat lebih murah dibanding Rp 5000. Psycological pricing ini juga terkait dengan references pricing (membeli barang karena ada informasi).
4. Promotional Pricing
Harga yang diberikan dalam jangka waktu promosi.
5. Geographic Pricing
Perbedaan harga karna letak geografisnya.
6. International Pricing




0 comments:
Post a Comment