Thursday, June 9, 2011

BISNIS KELOMPOK

Nama Kelompok         :  Karunia Bunga Winiarti
 Khusnul Dewi Anggraini
 Putri Puji Pertiwi
Bisnis                           : Blossom Salon n Spa
Manajemen Pendidikan Non Reg 2009

POSITIONING
Usaha yang akan kami dirikan adalah salon. Untuk segmentasi jenis salon ini adalah wanita, khususnya golongan menengah ke atas. Mengapa? Karena salon adalah tempat yang menyenangkan bagi wanita untuk memanjakan diri, yang di dalamnya terdapat serangkaian aktifitas perawatan, seperti perawatan tubuh, kulit, wajah, rambut, daerah intim, dll, sehingga orang yang sempat memikirkan untuk merawat dirinya adalah mereka yang memiliki cukup uang, karena jasa salon ini lumayan mahal harganya. Kemudian kami memilih lokasi di ibu kota Jakarta, khususnya Jakarta Selatan. Hal ini dilakukan karena ada beberapa alasan yang dipertimbangkan. Pertama, Jaksel adalah salah satu tempat yang kadar perkembang trend dan gaya hidup tinggi, sehingga orang-orangnya akan sangat memperhatikan penampilan. Ke dua, Jaksel terdapat banyak kantor-kantor besar, sehingga akan memungkinkan orang di dalamnya disibukkan dengan berbagai aktifitas yang membuat mereka menjadi tegang dan stress. Dan salonlah yang akan menjadi tempat pelarian kejenuhan dan kestressan mereka. Maka rasanya tepat jika kami menempatkan salon sesuai segmentasi yang kami inginkan di kawasan Jakarta Selatan.
*      Competitive Advantage
Salon ini akan berusaha untuk memberikan kesan nyaman yang mendalam untuk memenuhi permintaan konsumen. Kami akan membuat konsumen merasakan surga dunia di  salon ini. Ditambah lagi dengan kelengkapan perawatan, tenaga handal, bahan-bahan alami dan pengadaan cafe, maka konsumen tidak perlu meragukan lagi mengenai kepuasan dan service yang diberikan. Sehingga, dengan melihat salon ini dan mendengar namanya saja orang akan spontan merasakan kenyamanan. Jadi, image seperti inilah yang ingin kami tonjolkan.
*      Comunicating and Delivering
Untuk menikmati jasa salon kami, ada 3 cara untuk mengaksesnya. Hal ini dilakukan untuk memberi pilihan yang akan memudahkan konsumen, diantaranya:
1.      Konsumen datang langsung untuk memilih perawatan yag diinginkan. Tetapi kami tidak bisa menjamin kemungkinan salon sedang ramai, sehingga konsumen harus masuk daftar tunggu terlebih dahulu.
2.      Konsumen dapat memesan atau membooking perawatan yang diinginkan minimal satu hari sebelumnya. Dengan cara ini, maka konsumen tidak perlu masuk daftar tunggu sekalipun salon sedang ramai.
3.      Konsumen dapat menikmati jasa perawatan salon di rumah sendiri (perawatan rumahan). Tetapi khusus perawatan rumahan, treatment yang ditawarkan terbatas, hal ini berkaitan dengan kemudahan dan kesukaran pemindahan alat.

MARKETING MIX
*      Produk
Produk yang ditawarkan di disalon kami ada dua macam, yaitu berbentuk jasa dan barang. Maka ke duanya dapat digolongkan sebagai berikut:
1.      Jasa à Consummer produk
Artinya, treatment atau perawatan yang di beli adalah memang untuk dinikmati konsumen itu sendiri. Jika digolongkan lagi maka salon yang akan dibuat ini tergolong shopping produk dan specialty produk, dimana konsumen harus memilah milih perawatan yang sedang dibutuhkan dengan kondisi dan keadaannya saat ini. Selain itu kami menyediakan beberapa paket khusus untuk semua waktu dan untuk waktu tertentu. Misalnya, paket pernikahan (semua waktu) atau paket lebaran dan tahun baru (waktu tertentu).
2.      Barang à Industrial Produk
Selain itu, kami juga menyediakan barang yang dibutuhkan salon dalam jumlah banyak, seperti shampoo, cream crembath, lulur, vitamin, dll. Sehingga, kebanyakan konsumennya adalah salon-salon lain yang akan membeli untuk memenuhi kebutuhan salonnya.

Ada beberapa alasan yang memungkinkan konsumen untuk datang dan menikmati jasa salon yang kami dirikan, diantaranya:
1.      Product attributes
a.      Kualitas, salon yang akan kami dirikan ini sudah pasti akan memuaskan konsumen dengan kualitas tinggi yang diberikan. Pertama, pegawai yang dipekerjakan di salon kami adalah tenaga handal dan bersertifikat. Kedua, ada dokter kecantikan yang khusus menangani konsumen dengan masalah kulit wajah. Ketiga, kami menggunakan bahan-bahan yang aman dan alami untuk dikonsumsi pada tubuh.
b.      Features, salon kami menyediakan perawatan lengkap dari ujung rambut sampai ujung kaki. Sehingga, kelengkapan inilah yang akan memudahkan setiap konsumen yang datang untuk memilih treatment yang akan dijalani.
c.       Produk Design, selain itu kami juga menyediakan paket-paket untuk konsumen yang memang ingin menjalani beberapa treatment. Dengan paket ini konsumen tidak perlu bingung untuk memilih treatment dan juga harga yang ditawarkan tentu akan berbeda dengan treatment satuan.

2.      Brand
Logo ini dipilih untuk mewakili harapan bisnis kami yaitu blossom salon and spa. Dimana blossom sendiri memiliki arti mekar layaknya bunga. Karena kami ingin bisnis ini terus mekar dan terus berkembang seperti bunga. Maka pada logo kami terdapat gambar bunga berwarna orange yang dalam feng shui warna orange berarti  menyalakan energi, optimisme, daya tahan, dan inspirasi. Kami menggunakan brand equity yang akan membuat konsumen akan merasa lebih percaya dengan brand-brand yang sudah terkenal, seperti makarizo, marta tilaar, biokos, la tulip, dll. Selain itu kami juga mengeluarkan produk dengan brand kami sendiri, yaitu Blossom.

3.      Packaging
Packaging atau kemasan termasuk beberapa hal penting dalam sebuah bisnis. Kami mengemas salon ini dengan nuansa warna hijau yang memberikan kesejukan dan sedikit ornament warna putih, ungu, dan kuning. Ke tiga ornament warna tersebut diberikan agar warna hijau tidak terkesan monoton dan membosankan. Untuk perawatan pun, konsumen disediakan baju khusus dengan corak batik berwarna hijau dengan campuran kuning gading, yang menandakan bahwa semua bahan alami dan nyaman. Jelasnya, hampir semua detail di salon ini diberi sentuhan hijau. Untuk konsumen yang menikmati perawatan paket akan diberikan seperangkat perawatan tubuh yang dikemas ke dalam buddy bag yang elegan berwarna hijau dengan tulisan nama salon dan website yang dapat dikunjungi.

4.      Product support services
Treatment yang akan dijalani konsumen membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga konsumen yang datang lebih dari satu orang atau keluarga dapat menunggu di cafe yang telah kami sediakan. Jadi, tidak ada lagi orang (pria khususnya) yang merasa bosan ketika menunggu pasangannya di salon.



*      Price
Harga yang kami tawarkan beragam, berikut penjabarannya:
NO.
Uraian
Harga
1.
Potong cuci
Rp 50.000
2.
Blow cuci
Rp 50.000
3.
Potong poni
Rp 25.000
4.
Facial Biasa
Rp 70.000
5.
Facial (special)
Rp 150.000
6.
Krimbat biasa
Rp 50.000
7.
Krimbat (special)
Rp 75.000
9.
Hair Spa (biasa)
Rp 60.000
10.
Hair Spa (special)
Rp 85.000
11.
Lulur (biasa)
Rp 150.000
12.
Lulur (special)
Rp 200.000
13.
Keriting pendek
Rp 300.000
14.
Keriting panjang
Rp 600.000
15.
Make-Up
Rp 200.000
16.
Medicure
Rp 75.000
17.
Fedicure
Rp 75.000
18.
Reibonding pendek
Rp 300.000
19.
Reibonding panjang
Rp 800.000
20.
Keriting gantung
Rp 250.000
21.
Coloring
Rp 400.000
22.
Toning
Rp 150.000
               
PRICE LIST HARGA PAKET
1.      PAKET Rp. 300.000
a.      Paket A Creambath, cuci,  Blow, Menicure/Pedicure
b.      Paket B Creambath Cuci Blow Refleksi
c.       Paket C Creambath Cuci Blow Gunting
d.      Paket D Creambath Cuci Blow Facial
e.      Paket E Massage Sauna Cuci Blow
2.      PAKET Rp. 500.000
a.      Paket A Lulur, Sauna, Mandi susu, Creambath
b.      Paket B Lulur, Sauna, Menicure, pedicure
c.       Paket C Spa, Sauna, Mandi Susu, Facial
d.      Paket D Spa, Sauna, Masker Payudara, Ear Therapy
e.      Paket E Lulur, Sauna, Masker Badan, Mandi Susu

PAKET PRE WEDDING Rp. 700.000 (8x Pertemuan)
1.      Spa Sauna Masker Payudara Ear Therapy
2.      Masker Badan Ratus Manipedi
3.      Lulur Sauna Mandi susu Creambath Ratus
4.      Lulur Masker Payudara Masker Susu Ratus Mandi Susu
5.      Lulur Sauna Mandi susu Creambath Ratus
6.      Lulur Ratus Totok Wajah Facial Viva
7.      Lulur Sauna Mandi Susu Creambath Ratus
8.      Manicure Pedicure

*      Place
Salon yang akan didirikan di daerah Jakarta Selatan tepat dipinggir jalan besar. Sehingga orang akan muda menemukan salon kami. Kami memilih penempatan salon di daarah Jakarta Selatang karena beberapa alasan yang dipertimbangkan seperti yang telah kami jelaskan di awal pembicaraan.

*      Promotion
Ada beberapa cara yang kami gunakan untuk menarik dan menggaet banyak pelanggan, diantaranya:
1.      kami menggunakan website untuk mengumumkan pada konsumen local maupun antarlokal mengenai salon dan treatment-treatmet yang kami sediakan beserta kisaran harganya.
2.      Selain website, kami juga menggunakan brosur dan spanduk yang akan disebar dan dipasang di berbagai daerah di kota Jakarta.
3.      Untuk pelanggan, kami menyediakan member card / kartu diskon yang akan diberikan dengan cuma-cuma pada kedatangan pertama kali. Fungsi member card, pertama, kami memberikan diskon 10% untuk semua jenis treatment. Kedua, kami akan memberikan gratis satu treatment untuk 10 kali kedatangan minimal 100 ribu.
4.      Untuk paket perawatan akan diberikan bingkisan berupa buddy bag yang berisi seperangkat perawatan tubuh.
5.      Kami akan mengadakan bulan diskon secara rutin pada waktu-waktu special, seperti hari valentine, tahun baru, natal, lebaran, dll.

Reportase ke-8 "PROMOTION"

Jakarta 13 Mei 2011. Pukul 13.00-15.00 di lantai 3 gedung Daksinapati kampus A Universitas Negeri Jakarta ruang 307 oleh dosen Amril Muhammad,SE., M.Pd dengan mata kuliah Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan. pada hari itu pak amril menjelaskan tentang Promotion pada marketing mix yang dalam pertemuan sebelumnya dijelaskan mengenai PLACE pada marketing mix.
Promotion dilakukan karena seseorang perlu menginformasikan tentang produk yang dijual. Untuk itu muncul iklan. Iklan itu sendiri mengandung pengertian penyampaian informasi dengan tidak adanya pertemuan langsung atara konsumen dengan produsen. Ada beberapa cara yag dilakukan produsen untuk mempromosikan dan mengkomunikasikan produknya kepada konsumen, yaitu:
  1. Advertising, Bentuk promosi gagasan barang atau jasa yang di sampaikan melalui media indoor, outdoor, cetak, audio, visual maupun audiovisual.
  2.  Personal sellingPenjualan dan promosi dilakukan oleh sales itu sendiri. Contoh: MLM
  3. Sales promotion, Penjualan dilakukan perusahaan kepada konsumen dengan member bonus atau potongan harga dalam jangka waktu tertentu.
  4. Public relation, Proses membangun hubungan baik antar perusahaan dengan masyarakat atau konsumen untuk membangun citra positif perusahaan dimata masyarakat.  Selain itu public relation juga  berfungsi  untuk mengatasi masalah-masalah negative yang mungkin muncul dikegiatan-kegiatan tertentu yang dilakukan.


Tuesday, June 7, 2011

Reportase ke-9 "KUALITAS"

Jakarta, 25 Mei 2011, Pada pertemuan mata kuliah Manajemen Pemasaran dan Jasa Pendidikan kali ini yang berlangsung di ruang 307 Gedung Daksinapati kampus A Universitas Negeri Jakarta dengan dosen,  Amril Muhammad, SE., M.Pd ini membahas tentang kualitas dalam pemasaran suatu produk.

Apa itu kualitas? Kualitas adalah suatu strategi dasar bisnis yang menghasilkan barang dan jasa yang memenuhi kebutuhan atau bahkan melampaui harapan konsumen bukan saja satu kali tetapi berulangkali dan memberikan kepuasan kepada pelanggan.
Suatu barang dikatakan berkualitas jika:
  • ·       Satu-satunya, suatu produk dikatakan berkualitas jika hanya ada satu ada diproduksi tetapi jumlahnya terbatas (absolut). Contoh: Universitas Negeri Jakarta dikatakan berkualitas karena merupakan satu-satunya universitas negeri di Jakarta.
  • ·        Standar, kualitas yang bersifat relative (penyesuaian yang berubah-ubah tergantung situasi).
  • ·       Consumer satisfaction (kepuasan pelanggan), suatu barang dikatakan berkualitas jika mampu memenuhi kepuasan pelanggan. Begitu banyak jumlah konsumen dengan selera yang berbeda-beda, namun bagaimana caranya agar tetap bisa membuat konsumen puas. Dalam consumer satisfaction, dikenal istilah Consumer Behaviour atau prilaku konsumen.

Untuk mengamati prilaku konsumen atau untuk mengetahui trand baru di masyarakat perlu dibuat marketing intellegence. Tujuannya yaitu untuk memantau apakah tipe konsumen yang suka membeli atau tipe yang eksklusif. Untuk mengetahui apakah barang itu berkualitas atau tidak dapat dilihat dengan melihat berapa pelanggan yang dimiliki suatu toko, semakin banyak jumlah pelanggan yang dimiliki, maka semakin berkualitas barang yang diproduksi.

Bapak Amril mengibaratkan kualitas itu seperti ikan. Dimana kepala ikan sebagai kualitas dan rusuk-rusuk tulang ikan sebagai alasan apa yang membuat suatu produk itu berkualitas. Seperti gambar yang dibuat oleh Bapak Amril, di rusuk-rusuk tulang ikan di sisi kiri terdapat daya tahan, harga, sumber daya manusia (SDM), sarana, merk dan kurikulum sedangkan di sisi kanan terdapat kemasan, lokasi, promosi, harga dan fitur.

Wednesday, May 18, 2011

Resume Perkuliahan ke-7 "PLACE"

Jakarta, 13 Mei 2011, Pada pertemuan mata kuliah Manajemen Pemasaran dan Jasa Pendidikan kali ini yang berlangsung di ruang 306 Gedung Daksinapati kampus A Universitas Negeri Jakarta dengan dosen,  Amril Muhammad, SE., M.Pd ini membahas tentang place pada marketing mix setelah di dua pertemuan sebelumnya telah dibahas mengenai product dan price dalam marketing mix.
Place merupakan pendistribusian suatu barang atau produk dari produsen ke konsumen. Pendistribusian ini dapat dilakukan melalui cara-cara berikut ini:
  1. Penjual langsung, berupa toko atau outlet milik sendiri atau sewa.
  2. Intermediatery, berupa supermarket, agen, dan toko milik pihak 3 (penyedia jasa, perantara, konsumen). Dimana dalam sistem ini menggunakan sistem bagi hasil.
  3. Hybird, merupakan cara pendistribusian campuran, jadi selain produsen membuka toko sendiri, produsen juga mendistribusikan ke agen.
  4. Telemarketing, cara pendistribusian dengan melakukan penawaran terlebih dahulu, contohnya bank akan menelpon calon konsumen dengan menawarkan produk-produknya, asuransi,  dan kartu kredit.
  5. Multi Level Marketing (MLM), cara pendistribusian barang yang dilakukan dengan cara mengajak orang untuk bergabung dalam sebuah perusahaan. Contoh: oriflame.
  6. E–commerce, cara pendistribusian barang dilakukan dengan menggunakan sistem online. Contoh: kaskus, tokobagus.com

Mengapa seseorang lebih memilih menjual dengan bantuan orang lain tanpa membuka toko sendiri? Ada beberapa alasan diantaranya adalah:
  1. Efisiensi biaya, produsen tidak perlu repot-repot mengeluarkan modal lebih untuk menyewa atau membeli toko atau outlet.
  2. Agar bisa fokus
  3. Mempertimbangkan kualitas, dalam suatu usaha kita harus memperhatikan kualitas yang akan diberikan kepada konsumen
  4. Sumber Daya Manusia, produsen tidak perlu repot-repot untuk mengeluarkan biaya tambahan untuk menggaji pegawai. Semakin banyak pegawai, semakin banyak pula biaya yang dikeluarkan dalam membayar gajinya.
  5. Pergudangan, supaya tidak menumpuk di dalam gudang.

Marketing Promotion and Communication
Dalam melakukan bisnis tidak hanya melakukan pendistribusian barang atau produk saja, namun pemasaran promosi dan mengkomunikasikan produk kepada khalayak ramai agar mereka mengetahui penjualan kita juga memegang peranan penting.
  1. Advertising
Merupakan bentuk promosi gagasan barang atau jasa yang disampaikan melalui media indoor dan outdoor, cetak, audio, dan audio visual.
  1. Personal selling
Merupakan promosi dan penjualan yang dialakukan oleh sales.
  1. Sales promotion
Penjualan yang dilakukan oleh perusahaan kepada konsumen dengan member bonus/potongan harga dalam jangka waktu tertentu.
  1. Public Relation
Proses membangun hubungan baik antara perusahaan ataupun sekolah dengan masyarakat atau konsumen untuk membangun citra positif perusahaan di citra masyarakat.

Resume Perkuliahan ke-6 "PRICE"

Jakarta, 11 Mei 2011, Pada pertemuan mata kuliah Manajemen Pemasaran dan Jasa Pendidikan kali ini yang berlangsung di ruang 307 Gedung Daksinapati kampus A Universitas Negeri Jakarta dengan dosen,  Amril Muhammad, SE., M.Pd ini membahas tentang price pada marketing mix setelah dipertemuan sebelumnya telah dibahas mengenai product dalam marketing mix.

Price adalah sejumlah uang yang ditukarkan untuk memperoleh barang baik produk atau jasa. Price juga dapat diartikan sebagai sejumlah nilai yang digunakan untuk memperoleh manfaat dan pemilikan atau pemilihan jasa.
Ada dua faktor yang mempengaruhi dalam menentukan harga (pricing):
1.    Faktor internal
Faktor internal adalah faktor-faktor yang ada dalam sebuah perusahaan/organisasi. Yang termasuk didalam faktor internal ada empat, yaitu cost (biaya), marketing mix strategi, marketing objective (tujuan pemasaran), dan organizational consideration (pertimbangan-pertimbangan organisasi) . Berikut akan dijelaskan satu persatu.
a.                                 Cost (Biaya)
Cost adalah berapa jumlah uang yang harus dikeluarkan untuk menghasilkan suatu barang beserta dengan laba yang diinginkan, dimana mencakup bahan baku (BB), tenaga kerja langsung (TKL), overhead (OH), dan laba.
b.                                 Marketing Mix Strategi
Barang yang sama kemudian dijual di tempat yang berbeda, tentu akan mengalami perbedaan harga juga.
c.                                 Marketing Objective (Tujuan Pemasaran)
Setiap perusahan sudah pasti mempunyai tujuan pemasaran yang berbeda-beda. Sebagai contoh UNJ, bila dilihat dari biaya kuliah mahasiswa yang kecil sebenarnya UNJ masih mengalami rugi, tetapi tujuan UNJ bukanlah untuk mecari keuntungan namun lebih kearah pelayanan kepada masyarakat secara maksimal.
d.                                Organizational Consideration (Pertimbangan-pertimbangan Organisasi)
Merupakan kebijakan yang dibuat perusahaan dengan memperhatikan pertimbangan-pertimbangan yaitu dilihat dari sumber daya manusia, produk, kemasan, outlet, dan jangkauan konsumen.
2.    Faktor eksternal
Yang termasuk dalam faktor eksternal yaitu market, demand, competito, dan other eksternal. Berikut penjelasannya:
a.       Market
Market terdiri dari 3, yaitu pure competition (dalam berkompetisi benar-benar jujur dan bersih), monopoli (karna hanya ada satu perusahaan yang memproduksi, jadi perusahaan tersebut bebas menentukan harga. Contoh: PLN), dan oligarki (beberapa perusahaan bekerja sama dalam menyepakati harga suatu produk).
b.        Demand (permintaan)
Berhubungan dengan bunyi hukum permintaan, “ketika permintaan naik supplai tetap, harga naik dan ketika permintaan turun supplai tetap, harga turun.”
c.                     Competitiors (pesaing)
Perusahaan harus mengamati pesaing – pesaing yang ada agar dapat menentukan biaya, harga, dan keuntungan perusahaan itu sendiri. Hal ini dilakukan dengan beberapa teknik seperti riset pasar dan perbandingan harga terhadap kualitas setiap penawaran yang ditawarkan oleh pesaing. Misalnya antar KFC dan Mcdonalds.
d.                    Other eksternal
1)   Politik : contoh kerusuhan PILKADA
2)   Sosial : contoh kerusuhan SARA
3)   Hukum : contoh makanan yang telah berstempel halal, harganya akan menjadi mahal
4)   Ekonomi : contoh fakultas ekonomi dengan fakultas ilmu pendidikan biaya masuknya lebih mahal
5)   Geografi : contoh harga produk yang dipasarkan di daerah pegunungan biayanya lebih mahal karena kesulitan untuk menjangkau daerah pedalaman

Ada tiga pendekatan dalam menentukan harga, yaitu:
1.    Cost based pricing
Pembuatan harga dilihat dari harga pokoknya. Semakin banyak produksi, maka harga barangnya pun akan semakin murah.
2.    Value based pricing
Pembuatan harga dilihat dari kelompok konsumennya. Jika kelompok konsumen adalah masyarakat dari kalangan atas / kaya, maka harganya akan mahal.
3.    Competition based pricing
Pembuatan harga tergantung pada pesaing, bagaimana memutuskan harga barang agar tidak rugi.

Price Adjusment Strategic
1.    Discount (potongan harga) dan Allowance (tukar tambah)
Yaitu penentuan harga di bawah harga standar. Oleh karena itu dalam perusahaan memerlukan adanya jasa perantara dan agen untuk melakukan tukar tambah.
2.    Segmented Pricing
Yaitu penentuan harga tergantung segmen atau mereknya.
3.    Psychological Pricing
Yaitu menetapkan harga yang terlihat lebih murah. Contohnya Rp 4900 terlihat lebih murah dibanding Rp 5000. Psycological pricing ini juga terkait dengan references pricing (membeli barang karena ada informasi).
4.    Promotional Pricing
Harga yang diberikan dalam jangka waktu promosi.
5.    Geographic Pricing
Perbedaan harga karna letak geografisnya.
6.    International Pricing